if99.net

IF99 ITB

Archive for the ‘Budi Pekerti’ Category

Sulitnya Menjadi Orangtua Zaman Sekarang (Tentang Pornografi pada Anak dan Remaja)

without comments

Membaca resume hasil seminar dengan speaker Bu Elly Risman di bawah ini (resume saya peroleh dari sebuah milis), membuat saya bergidik. Hii…mengerikan! Sudah luar biasa virus pornografi merasuki pikiran anak-anak dan remaja di Indonesia. Sudah lihai dan berpengalaman anak-anak dan remaja soal seks. Teknologi informasi semula dibuat untuk memudahkan, tetapi dibalik itu tersimpan bahaya yang mengancam masa depan anak-anak kita.

Duh, betapa sulitnya menjadi orangtua zaman sekarang. Pendidikan agama dan moral saja tidak cukup buat anak. Anak-anak dan remaja masih memiliki iman yang labil, sekuat apapun pendidikan agama yang diberikan, tidak sanggup menahan pengaruh lingkungan dan pergaulan dengan teman-temannya. Yang lebih penting adalah tindakan nyata dari orangtua untuk melakukan tindakan preventif kepada anak-anaknya supaya tidak terjerumus pada bahaya pornografi.

Yuk, kita baca laporan berikut yang bikin kita terus membaca istighfar…

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

30 Oktober 2010 di Kemang Village, Jakarta
By Elly Risman, M.Psi (Yayasan Buah Hati)
Di share dari teman yang ikut di Jakarta.
Panjang tapi sangat menarik buat orang tua agar aware

1.Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh sms anak sekarang, dengan huruf biasa tapi dibuat secara ALAY, tapi dibuat sedemikian rupa, sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada yang bisa membaca sms apakah itu?Apa maksud sms tsb?

Alaaahh…sms alay kan bisa dibaca. meski bikin mata dan otak kerja keras dulu buat tau maksudnya?

NO! Totally…….ga ada satupun yang bisa baca sms tsb.

Dan, Taaaraa…..ternyata selain dengan huruf alay, sms tsb, dibacanya harus dengan posisi HP terbalik (bagian atas HP menjadi bagian bawah)! Can u imagine thattt????

DAN isinya adalah:
” Hi, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML, Yuk, mumpung bonyok lagi pergi, yuk kita ketemuan…dsb .” (sori saya agak lupa persisnya namun isinya kurang lebih spt itu – ML= Making Love=berhub SEX)

Seisi ruangan seminar lgs heboh.

Note dr pembicara: SMS sayang2an anak sekarang udah bukan i love u/I miss u, tapi udah soal LAMA GA ML…

Demmm…Ihikksss dari awal seminar, mata saya udah melotot lebaarr !!

2. Anak2 kita hidup di era digital. Banyak media elektronik & cetak yang diakses anak, banyak yang mengandung unsur pornografi: Games, Internet, HP, TV, VCD, Komik, Majalah dll

3. Yang pertama dibahas adalah GAMES. Games diabad 21, berdasar penelitian, gambar lebih realistis, pemain bisa memilih karakter apa saja, yang tidak ada di dunia nyata, ketrampilan lebih kompleks dan kecekatan yg lebih tinggi—> Kepuasan dan kecanduan lebih besar.

4. Jenis Games lebih beraneka macam: Aksi, adventure, strategi, Role playing.

Note dari pembicara:

SUPER HATI2 dengan GAMES-GAMES anak-anak anda!
a. Ada games yang bergenre awal action, isinya adalah tembak2an dsb, namun ternyata jika, anak kita udah sampai level akhir, bonus di akhir levelnya adalah ML dengan pelacur jalanan…?????
b. Ada games yang berjenis role playing, dan naudzubillahimindzalik, ceritanya adalah tentang bagaimana “memperkosa paling asyik???????”

Jadi tinggal pilih cerita yang melatarbelakangi , kemudian tinggal pilih perempuan model apa yg mau “dipilih”, modelnya ga pake baju sama sekali, dan tinggal pilih bagian tubuh mana yang mau dipegang pertama kali dst. Cursor berbentuk tangan, yg digerakkan oleh anak2-anak kitaa….——>Seisi ruangan seminar lgs heboh lagiii….Gumaman Astagfirrullah bertebarann di ruangan….:(

5. Pikir baik2 jika anda ingin membelikan games atau anak anak anda beli games sendiri/ meminjam games dari teman! Dan hati-hati , jika didepan sekolah anak2 ada warnet! Jenis Games yang ada, murah dan gampang didapat, jenisnya sudah diluar perkiraan kita, orang tua!

Note: suami saya, yg orang IT dan doyan maen games pun, terkejut bukan kepalang, pas tau soal jenis games ini!!:(

6. Internet. Situs Porno bertebaran di dunia maya. Dan, jangan salah, pembuatnya juga anak-anak kita juga! Bahkann…Untuk mendapatkan uang, mereka menjual video sex mereka sendiri!–> Pas seminar kami ditunjukkan ribuan video sex yg gampang diperoleh lewat internet.

Note dari pembicara:
a. Siapa bilang ML harus telanjang dan harus di tempat tidur/hotel ?
–>> kami ditunjukkan sekilas video ABG berseragam SMP, sedang ML ditangga dan berpakaian lengkap!
b. Hamil?siapa takkut!–> Bisa Aborsi !

7. HP.
Hoho…Video2 sex tersebar melalui HP. Kapasitas HP yang besar, memungkinkan sang pemilik memiliki file2 berukuran besar seperti video dan gambar porno. Anak anda CLEAN?–>Bisa jadi dia dapat kiriman gambar/video dari temennya!

Kasus : (yg pernah ditangani Ibu Elly) Ada seorang Ibu, yg datang ke beliau, shock karena menemukan gambar Vagina-seseorang di BBnya, yg ternyata setelah ditelusuri adalah kepunyaan temen sekolah (wanita) anaknya yang lelaki (yang suka minjem BB beliau!)… :(

8. Televisi : Program TV yang masih pantas diikuti, bisa dihitung dengan 1 tangan. Lainnya adalah program pembodohan, hantu, kekerasan dan pornografi. Sinetron, telenovela, sinetron2 Jepang/korea , film dsb. Jangan salah, Iklan pun juga menyesatkan.Ayoo jangan anggap enteng sinteron/filim2 korea/jepang!Lama2 anak anda terbrainwash, terbiasa dengan kekerasan, sex bebas!

9. KOMIK: Ya, komik memang bergambar kartun. Tapi soal cerita, ga kalah dengan novel porno lainnya. Bahkan lebih mengerikan karena didukung dengan gambar. Gambar sampul depan, mungkin tidak menyiratkan 1 kepornoan pun, tapi didalamnya, kita orang tua harus tau bahwa ceritanya ujung2nya tentang sex bebas.

Notes: Dari, survey yang telah dilakukan pembicara, salah satu judul games, komik, dvd yang masuk dalam kategori “BaHAYA” adalah NAR***…semuanya yg berbau NAR***, hati2!! WATCH OUT!!!!

APA TUJUANNYA? APA YANG MEREKA INGINKAN TERHADAP ANAK-ANAK KITA

1.Yang mereka inginkan, anak dan remaja kita memiliki MENTAL MODEL PORNO = perpustakaan porno, yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.
2.Kerusakan otak permanen —> yang hasil akhir yang diinginkan adalah–>INCEST!!! (astaghfirullahaladzim)
3.Sasaran tembak utama: Anak2 kita yg belum baligh. Jika sudah mengalami 33-36 ejakulasi–> pecandu pornografi — >PASAR MASA DEPAN!!!

Proses Kecanduan & Akibatnya.

1. Didalam otak ada bagian yang disebut PRE FRONTAL CORTEX (PFC). PFC, tempat dibuatnya moral, nilai2, bertanggung jawab untuk: perencanaan masa depan, organisasi, pengaturan emosi, control diri, konsekuensi, pengambilan keputusan. PFC–> Matang diusia 25 thn.

2. Sekali anak mencoba “kenikmatan” semu–>Dopamin ( ket: suatu hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus) diproduksi –> Anak merasa senang–> Kemudian timbul rasa bersalah.

3. Saat anak merasa senang tsb (kebanjiran Dopamin), maka yang akan terganggu adalah: Analisa, penilaian, pemahaman,

3. Saat anak merasa senang tsb (kebanjiran Dopamin), maka yang akan terganggu adalah: Analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan, Makna hubungan, Hati Nurani—> Spiritualitas /Iman akan terkikis–> ANAK TUMBANG–> Mental Model Porno—>INCEST!!!!

4. Bagian otak yang rusak karena Narkoba: 3 bagian saja, tapi oleh Pornografi/SEX: 5 bagian otak yang rusak!

5. Industri yang terlibat Pornografi: Entertainment, Pornografi, Perfilman, Majalah Porno, Musik, Jaringan TV Kabel, Pembuat dan pemasar Video Games dll

SIAPKAH KITA SEBAGAI ORTU?

1. Kesalahan Budaya.
Yang mengasuh anak: IBU !! Ayah mencari Nafkah, bila perlu baru lapor Ayah!! SALAH BESAR ! —> REVOLUSI PENGASUHAN!! …………
(Nyambung dengan artikel pak Gendi, Where’s All The Father Gone?Kemana Para Ayah?…Indonesia , A Fatherless Country???)
Lihat fenomena Anak2 Jack Mania?–> Kemana AYAHmu nakkk?Kemana ibumu naak????

Note: Bukan main saya bersyukurnya saya, pas bagian ini. Syukur Alhamdullillah, saya berhasil “memaksa” suami saya untuk ikut seminar ini.
2. Kelalaian kita sebagai ortu:

Orang Tua Kurang:
1. Mempunyai waktu dengan anak.
Are u a weekend parent? Anak di ikutkan les sana-sini. Pertanyaan orang tua ke anak hanya tentang les mu gimana nak? Nilaimu berapa nak? Kamu ga bolos kan?Kamu biasa ngerjain ujian kan hari ini?—> Anak2 menjadi anak yg BLASTED (Boring–>Lazzy–> Stress!)

2. Mengajarkan agama & penerapannya?
—> Eksport! Merasa cukup menyekolahkan anak2 di sekolah berbasis agama. Anak disuruh les ngaji/agama. Penerapan? NOL BESAR!!!…. Menyuruh anak sholat tepat waktu, ortu? Bolong2 sholatnya? Ortu berbaju tertutup, anaknya maen ke mall hanya memakai rok mini/tanktop? Anak disuruh les ngaji? Ortunya ngaji aja ga bisa!!!!

3. Target pengasuhan:
UMUM, kurang teguh pada prinsip—> hanyut dalam TREND. Temen anak di sekolah pada punya IPOD, Anak buru2 dibelikan—> malu dibilang ga trendy? Malu anak punyanya HP jadul yg cuma bisa sms/telp?–> dibelikan BB palg mutakhir…

4. Tanggap Teknologi & Gagap Teknologi (Gaptek)
Ortu bisanya memfasilitasi, tapi nol besar dengan pengetahuan mengenai perangkat yg dibelikan buat anak-anaknya. Buktinya: baca sms alay aja ga bisa!…gimana mo ngawasin anak?

Note dr pembicara: Jadi orangtua, harus “GAUL” dan PINTER !!! siapa biang jadi orangtua itu gampang?

5. Memberikan anak perangkat teknologi, tidak tahu akibat negatifnya, tanpa penjelasan dan tanpa persyaratan.

Note dr pembicara:
Orang Tua sekarang adalah Generasi ORTU yang ABAI…Generasi ORTU PINGSAN !! Yang penting anak sekolah,les, diam di rumah didepan Komputer, Games, HP, Televisi —> Yakin, Anak anda AMAN????

6. Berkomunikasi yang baik dan benar : tidak memahami perasaan anak & remaja.

Berkomunikasi yang baik dan benar : tidak memahami perasaan anak & remaja.
TIPS Membuat Anak Tangguh di Era Digital:
1. Hadirkan Allah/Tuhan didalam diri anak. Ajarkan untuk selalu ingat Allah, taat kepadaNYA dari kecil. Hindari: Jangan sampai kamu hamil ya, Bikin malu keluarga! Bapak / Ibu malu!!!—> Salah Besar. Ajarkan bahwa, dimanapun dia berada, Allah tau apa yang dia perbuat!
2. Perbaiki pola pengasuhan/parenting. Libatkan kedua-belah pihak. Jangan jadi ortu yang abai bin pin
3. Validasi anak : penerimaan, pengakuan dan Pujian Jangan jadikan anak anda, anak yang BLASTED! Boringg –> Lazzy –> Stressed!!
4. Mandiri & Bertanggung jawab kepada ALLAH, diri sendiri, keluarga & masyarakat.
5. Memberikan fasilitas pada anak harus dengan landasan dan persyaratan agama yang jelas
6. Mempunyai MODEL yang baik dan benar
KOMIK
• Cek bacaan anak
• Baca dulu sebelum membeli
• Secara Berkala periksa meja belajar/lemari/kolong tempat tidur . Notes: JANGAN SAMPAI KETAHUAN ANAK!!
• Kenalkan anak pada berbagai jenis bacaan
• Diskusikan bacaan dengan anak

GAMES
• Perhatikan letak computer/media video games di rumah
• Perhatikan jarak antara mata anak/ruang cukup pencahayaan , layar tidak terlalu terang
• Pilihkan meja & kursi yang ergonomis
• Buat kesepakatan dengan anak tentang:
o Berapa dalam seminggu
o Kapan waktu yang tepat
o Games apa yg boleh dimainkan
o Sanksi apa yang diberlakukan , jika melanggar
• Dampingi anak dalam membeli games dan cek selalu rating Games dalam kemasan games.

Banyak video games ber-rating AO (Adult Only) atau M (mature) yang dibajak dengan rating ESRB (Entertainment Software Rating Board, sebuah lembaga pemberi rating untuk games hiburan) diubah menjadi Teen, seperti GTA San Andreas, Mass Effect, Gta IV dsb.
Marak video game kekerasan yang menampilkan secara gamblang adegan seksual di tengah-tengah video gamenya seperti GTA: San Andreas dan Mass Effect. GTA: San Andreas mendapatkan kecaman keras dari banyak kalangan dunia seperti Jack Thompson dan Hillary Clinton, sehingga memaksa produsennya mengganti rating ESRBnya menjadi AO (awalnya M (Mature)). Hal ini mengakibatkan profitnya turun hingga $28.8 juta.

Pada tanggal 20 Oktober 2003, Aaron Hamel dan Kimberly Bede menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh 2 remaja, William dan Josh Buckner, karena keduanya terinspirasi setelah memainkan GTA:III. Akibat kejadian tersebut Aaron meninggal dunia, sedangkan Kimberley mengalami luka parah.

TV
• Atur jam menonton TV
o No TV dibawah 2 thun
o 5-7 tahun paling lama menonton TV: 2 jam/hari
• Kenalkan dan diskusikan ttg program TV yang baik dan buruk
• Perhatikan jarak menonton

INTERNET
• Perhatikan letak computer : tidak menghadap dinding
• Lakukan filterisasi terhadap situs porno (pasang alat pemblokir situs porno)
• Buat Kesepakatan tentang waktu bermain internet
• Secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak di computer
1. Perbanyak mendengarkan perasaan. GUNAKAN 2 TELINGA lebih sering daripada satu MULUT
2. Orang tua harus TTS = TEGAS, TEGAR, SABAR
3. Meningkatkan diri dengan berbagai macam pengetahuan (Seminar, pelatihan, buku parenting dan agama)
4. Setelah semua upaya —> DOA

Jujur, pas pada saat mengikuti seminar tsb, beberapa kali, saya menitik-kan airmata – mbrebes mili.
Betapa saya merinding hebat dan pengen segera pulang memeluk anak-anak saya..

Semoga saya bukan salah satu orangtua yg pingsan ituu… Semoga anak2 saya (kita), menjadi anak2 yang sholeh dan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa


Written by rinaldimunir

January 25th, 2011 at 2:39 pm

Anggota DPR pun Titip Absen

without comments

Jangan sekali-kali anda titip absensi kuliah lewat teman. Kalau di ITB kejadiannya, urusannya bisa panjang. Mahasiswa perwalian saya di TPB (tingkat I) terpaksa membuat surat pernyataan dan permintaan maaf kepada dosennya karena titip tanda tangan lewat temannya. Pada waktu kuliah Kalkulus dia tidak hadir alias bolos tetapi tanda tangannya ada di dalam daftar hadir. Ketika dosen Kalkulus secara tidak sengaja memanggil namanya di dalam daftar hadir, ternyata si mahasiswa tersebut tidak ada, tetapi tanda tangannya kok ada. Jadi dia sudah berbohong dengan mengaku hadir (lewat tanda tangan yang diisi temannya) padahal bolos. Beberapa mata kuliah memang mensyaratkan jumlah kehadiran minimal sekian persen sebagai syarat ikut ujian. Maka, mahasiswa yang takut tidak bisa ikut ujian, terpaksa berlaku curang dengan titip absen (sebenarnya istilah yang tepat adalah titip presensi, sebab absen artinya tidak hadir, cuma kita sudah terbiasa dengan kata absen ini, misalnya “mana absennya?”, “sudah ngabsen pa belum?”, dsb).

Untung saja dosennya masih baik, dia hanya dipanggil dan diminta membuat surat pernyataan dan permohonan maaf serta berjanji tidak mengulanginya lagi. Surat itu harus diketahui dan ditandatangani oleh Dosen Wali, maka saya pun “terpaksa” ikut memberi tanda tangan.

Coba kalau dia dosennya sangat strik dan tegas, mungkin dia dinyatakan tidak lulus mata kuliah tersebut karena sudah berbohong. Wajar saja jika hukumannya tidak lulus, sebab berbohong adalah cikal bakal perilaku buruk lainnya, seperti korupsi dan manipulasi. Di beberapa perguruan tinggi di luar negeri mungkin hukumannya dikeluarkan (DO). Mau apa jadinya mahasiswa itu setelah lulus nanti jika semasa kuliah saja sudah curang. Apa mau seperti Gayus? :-) .

Kalau mahasiswa yang suka titip absen itu menjadi anggota DPR, mungkin mereka akan seperti berita di bawah ini:

Anggota DPR Titip Absen Lewat Ajudan Memalukan!
Reza Yunanto – detikNews

Jakarta – Sejumlah anggota DPR nyata-nyata sering bolos saat rapat paripurna. Tak hanya itu, yang lebih memalukan lagi, mereka juga terbiasa titip absen lewat ajudan.

“Yang memalukan bukan sekedar membolos tetapi titip absen lewat ajudan,” kata Kordinator Advokasi & Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Ucok Sky Khadafy kepada detikcom, Kamis (29/7/2010).

Ucok mengatakan, kebiasaan titip absen ini perbuatan yang sangat memalukan. Anggota DPR yang merupakan wakil rakyat pada kenyataannya justru melakukan perbuatan curang dengan mengaku hadir, padahal yang hadir adalah ajudannya.

“Memalukan sekali kelakuan seperti ini. Parah!,” katanya.

Menurut laporan yang dimiliki FITRA, kebiasaan titip ajudan ini bukan cuma untuk menghadiri rapat-rapat di DPR seperti rapat paripurna atau rapat komisi. Para anggota DPR tersebut bahkan melimpahkan pekerjaannya ke ajudan. Tindakan seperti ini sebetulnya tidak salah, namun kalau semuanya diserahkan ke ajudan, lalu apa kerja para anggota DPR itu.

“Kalau sedikit-sedikit ajudan, buat apa mereka jadi wakil rakyat dong,” kritiknya.

Nah, mahasiswa bisa berkilah, ternyata yang titip absensi itu tidak hanya mereka, anggota DPR yang terhormat pun begitu. Parahnya lagi, biasanya setiap sidang di DPR ada uang rapat atau uang sidang. Anggota DPR yang titip absen ini tetap dapat honor meskipun tidak hadir. Hiii… nggak malu tuh ya makan uang buta (apalagi gaji buta).


Written by rinaldimunir

July 29th, 2010 at 2:23 pm

Posted in Budi Pekerti

Selingkuh = Tidak Jujur

without comments

Saya kira hanya kaum laki-laki saja yang suka berselingkuh, tetapi saya menemukan kasus ternyata perempuan juga melakukan hal ini. Teman saya yang saya kenal baik tidak disangka-sangka diselingkuhi oleh istrinya sendiri, tidak tanggung-tanggung kejadian perselingkuhan itu berlangsung bertahun-tahun. Saya hanya bisa meratapi nasibnya yang malang, dia terlalu innocent untuk ditipu oleh seorang perempuan. Cerita bergulir seperti layaknya sinetron, ada intrik harta di dalam perselingkuhan tersebut. Tetapi Tuhan masih baik kepadanya, semua kebusukan itu akhirnya terungkap juga, dan tanpa disangka-sangka informasi perselingkuhan itu justru diungkapkan oleh selingkuhan istrinya itu. Singkat kata, perceraian adalah jalan yang ditempuh oleh teman saya itu. Untunglah dia sekarang mendapat pengganti istri yang sholehah.

Ah, dunia ini dipenuhi dengan banyak kepalsuan. Banyak orang berpura-pura tampil baik, tetapi ternyata oh ternyata ia adalah musuh di dalam selimut. Saya sering menemui kasus perselingkuhan yang dialami oleh orang-orang yang saya kenal, baik kenal baik maupun kenal begitu-begitu saja, semuanya adalah kaum pria. Tidak disangka ternyata mereka melakukan perselingkuhan, padahal rumah tangganya sudah menghasilkan beberapa orang anak yang manis-manis.

Saya jadi hilang kepercayaan kepada orang-orang yang melakukan perselingkuhan. Menurut saya, mereka sudah berlaku tidak jujur, tidak jujur kepada diri sendiri dan tidak jujur kepada orang lain. Rasa hormat saya kepada mereka lenyap begitu saja. Bagaimana orang seperti itu diangkat menjadi pemimpin jika mengurus rumah tangganya saja dia tidak becus, kepada istri atau suaminya dia sudah mengibuli dengan bermain api dengan orang lain. Mereka — orang-orang yang melakukan perselingkuhan itu — tidak bisa dipercaya lagi.

Di Amerika yang kita anggap negara paling sekuler dan menghargai privasi, ternyata masih menempatkan aspek etika moral sebagai basis memilih pemimpin. Banyak calon presiden dan wakil presiden tumbang sebelum terpilih karena aib perselingkuhannya terkuak dan menjadi komoditas media massa. Bahkan presiden yang sedang menjabat pun ketika tersandung kasus perselingkuhan (ingat kasus Bill Clinton dengan Monica Lawrensky) mendapat kecaman luas dari publik Amerika. Mereka menuntut Bill Clinton mengundurkan diri dari jabatannya. Rakyat Amerika ternyata masih menghargai kejujuran, mereka tetap ingin presiden mereka adalah orang yang bersih dari skandal.

Cukuplah perilaku berselingkuh hanya milik kaum artis yang memang tidak jauh-jauh dari kawin cerai. Dunia artis adalah dunia yang penuh permisivisme, segala hal serba boleh untuk dilakukan mereka. Orang biasa seperti kita tidak perlu mencontoh perilaku buruk itu, sebab ajaran agama telah membentengi kita untuk menahan syahwat, selalu berlaku jujur, dan selalu ingat bahwa malaikat-Nya selalu mengawasi kita dan mencatat setiap perbuatan yang kita lakukan. Orang lain mungkin bisa dikelabui, tetapi dimanakah Allah? Allah SWT tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk. Dia tidak bisa ditipu oleh makhluk-Nya.


Written by rinaldimunir

July 26th, 2010 at 9:13 am

Posted in Budi Pekerti

Ambilkan Bulan, Bu (Mengenang A.T Mahmud)

without comments

Ambilkan bulan bu (2x)
yang s’lalu bersinar di langit
di langit bulan benderang
cahyanya sampai ke bintang
ambilkan bulan bu
untuk menerangi
tidurku yang lelap
di malam g’lap

Diantara lagu-lagu anak ciptaan AbdullahTotong Mahmud, atau yang lebih dikenal dengan nama A. Mahmud, lagu “Ambilkan Bulan Bu” itu yang paling berkesan bagi saya. Lagu sederhana namun sangat menyentuh. Klik video lagunya di YouTube ini.

Kemarin Allah SWT telah memanggil AT Mahmud ke haribaan-Nya karena sakit kanker paru-paru pada usia 80 tahun. Siapa yang tidak kenal dengan nama penulis lagu anak ini. Lagu-lagu anak yang diciptakanya berisi pesan moral yang mendidik. Sebut saja “Pelangi”, “Naik Kereta Api”, “Paman Datang”, “Libur Telah Tiba”, “Aku Seorang Kapiten”, “Amelia”, “Anak Gembala”, dan sebagainya. Anda pasti pernah menyanyikan salah satu lagu di atas. A.T Mahmud hanya dapat disejajarkan dengan (alm) Pak Kasur yang juga banyak menciptakan lagu anak-anak.

Bagi anak-anak, menyanyi adalah ekspresi yang menyenangkan dan natural. Hanya sayangnya, anak-anak saat ini sudah banyak direcoki dengan lagu orang-orang dewasa. Mereka lebih hafal lagu-lagu dari Afghan, d’Masiv, Kuburan, Naif, dan penyanyi yang tersangkut kasus video zina, Ariel Peterpan. Peserta kontes lagu anak di televisi juga lebih banyak menyanyikan lagu-lagu cinta ketimbang lagu seusia mereka.

A.T Mahmud, Kak Seto, dan lainnya adalah sedikit orang Indonesia yang peduli pendidikan moral bagi anak-anak lewat nyanyian yang sederhana, mendidik, tetapi menghibur. Sudah sangat jarang ada orang yang menulis lagu anak-anak yang bagus dan sederhana seperti A.T Mahmud. Selamat jalan A.T Mahmud.


Written by rinaldimunir

July 7th, 2010 at 12:00 pm