if99.net

IF99 ITB

Archive for the ‘S1/S2/S3’ Category

Mengapa Belajar Inovasi

without comments

Share

Seperti pertanyaan Muhammad Yorga Permana, mba kita kan masih negara berkembang, untuk apa belajar inovasi? apakah tidak mengawang-awang? ……………………….saya percaya, bahwa inovasi itulah justru jawaban untuk bisa ‘mencuri’ keunggulan. The way of doing things sudah ‘lock-in’ sudah terkunci kita dengan segala keunggulan negara-negara yang sudah maju, kalau berpikir linear sekuensial, akan terus mengikuti berarti terus dibelakang negara-negara yang sudah maju yang menjadi patron selama ini, path dependency, terkunci kita. Maka justru itulah inovasi, yang mengakomodasi nilai-nilai lokal, atau bahkan berangkat dari nilai-nilai lokal, sebuah jalan lain yang kita cari untuk mengorganisasikan kehidupan bangsa kita, yang mempertimbangkan segala aspek tentang siapa kita, apa yang kita punya, apa yang bisa kita daya gunakan untuk meraih tujuan (kesejahteraan) itulah (bagian dari) inovasi. Kemakmuran yang dicapai Korea Selatan dapat menjadi bahan pelajaran dan refleksi yang bagus tentang inovasi dan pencapaian kemakmuran ekonomi

Written by ibudidin

November 13th, 2014 at 1:10 pm

Posted in S1/S2/S3

Mengapa Belajar Inovasi

without comments

Share

Seperti pertanyaan Muhammad Yorga Permana, mba kita kan masih negara berkembang, untuk apa belajar inovasi? apakah tidak mengawang-awang? ……………………….saya percaya, bahwa inovasi itulah justru jawaban untuk bisa ‘mencuri’ keunggulan. The way of doing things sudah ‘lock-in’ sudah terkunci kita dengan segala keunggulan negara-negara yang sudah maju, kalau berpikir linear sekuensial, akan terus mengikuti berarti terus dibelakang negara-negara yang sudah maju yang menjadi patron selama ini, path dependency, terkunci kita. Maka justru itulah inovasi, yang mengakomodasi nilai-nilai lokal, atau bahkan berangkat dari nilai-nilai lokal, sebuah jalan lain yang kita cari untuk mengorganisasikan kehidupan bangsa kita, yang mempertimbangkan segala aspek tentang siapa kita, apa yang kita punya, apa yang bisa kita daya gunakan untuk meraih tujuan (kesejahteraan) itulah (bagian dari) inovasi. Kemakmuran yang dicapai Korea Selatan dapat menjadi bahan pelajaran dan refleksi yang bagus tentang inovasi dan pencapaian kemakmuran ekonomi

Written by ibudidin

November 13th, 2014 at 1:10 pm

Posted in S1/S2/S3

Cara Mencatat

without comments

Share

mencatatSaya termasuk yang mempercayai ini, yaitu mencatat ‘manual’ konvensional dengan kertas dan pena.

Misalnya membaca sebuah paper atau buku (terutama yang academic product), saya sudah siapkan notes atau post it untuk mencatat, menulis ulang hal-hal yang penting (tentu bagi saya, sehingga bisa jadi beda bagi orang lain), menggunakan kata yang saya pahami. Pada saat menulis/mencatat sudah merupakan slot waktu tersendiri untuk mencerna. Di akhir bacaan setidaknya yang nyantol lebih banyak, syukur-syukur jika Dia anugrahkan kepahaman sekaligus, jadi NO STABILO. Stabilo bagi saya berlari seperti mata berlari, dan tidak menyisakan jeda bagi otak untuk memproses. Lagipula, berapa banyak dari teman-teman yang mengulang-ulang membaca hal-hal yang di stabilo? berapa kali pengulangan? atau jangan2 hampir semua paragraf distabilo

Tidak ada benar salah dalam metode, tapi yang paling berdaya guna bagi masing-masing orang. Tetapi kalau ada cara lebih efisien, barangkali bisa dicoba

Written by ibudidin

October 27th, 2014 at 10:15 am

Posted in DSM,S1/S2/S3