if99.net

IF99 ITB

Archive for the ‘Lagu yang berkesan’ Category

In Memoriam Penyanyi Andy Williams, si “Moon River”

without comments

Saya ini penggemar lagu-lagu lawas. Lagu lawas adalah lagu yang evergreen, lagu yang tetap lestari, meskipun waktu terus berjalan. Salah satu penyanyi lawas yang saya suka adalah Andy Williams. Ini penyanyi yang bersuara empuk dan enak didengar. Lagu-lagunya tergolong jenis lagu romantis. Lagunya yang terkenal antara lain Moon River, Born Free, Speak Softly Love, Where do I Begin, Unchained Melody, Hawaian Wedding Song, Both Sides Now, Stranger in The Night, dan masih banyak lagi.

Saya punya beberapa kasetnya di rumah, masih ada sampai sekarang. Di dalam ponsel saya pasti ada beberapa mp3 lagu Andy Williams, pun beberapa video lagunya yang saya unduh dari Youtube.

Tanggal 25 September 2012 yang lalu Andy Williams dipanggil oleh Sang Khalik karena sakit yang sudah lama diderita. Meskipun dia sudah tidak ada lagi, namun lagu-lagunya yang empuk tetap akan lestari.

Klik video lagu Moon River yang legendaris dari Andy Williams di bawah ini. Lagu tersebut sudah ada sebelum saya lahir.

Moon River, wider than a mile
I’m crossing you in style some day
You dream maker
You heartbreaker
Wherever you’re going
I’m going your way

Two drifters off to see the world
There’s such a lot of world to see
We’re after the same rainbow’s end
Waitin’ round the bend
My Huckleberry friend
Moon River and me

Di bawah ini beberapa lagu populer lainnya yang dinyanyikan Andy Williams yang juga menjadi favorit saya, Autumn Leaves dan Born Free:

Autumn Leaves

The falling leaves drift by the window
The autumn leaves of red and gold
I see your lips, the summer kisses
The sun-burned hands I used to hold

Since you went away the days grow long
And soon I’ll hear old winter’s song
But I miss you most of all my darling
When autumn leaves start to fall

Born Free

Born free, as free as the wind blows
As free as the grass grow
Born free to follow your hear
Live free and beauty surrounds you
The world still astounds you
Each time you look at a star
Stay free, where no walls divide you
You’re free as the roaring tide
So there’s no need to hide
Born free, and life is worth living
But only worth living ’cause you’re born free
(Stay free, where no walls divide you)
You’re free as the roaring tideSo there’s no need to hide
Born free, and life is worth living
But only worth living ’cause you’re born free

Selamat jalan Andy.


Written by rinaldimunir

October 3rd, 2012 at 12:01 am

Posted in Lagu yang berkesan

Rhoma Irama dan Saleha

without comments

Hari-hari ini nama Rhoma Irama mendadak terkenal, tetapi bukan karena lagu dangdutnya, melainkan karena ceramah tarawihnya di masjid yang oleh sebagian kalangan dinilai mengandung SARA terkait pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua.

Saya tidak akan mengomentari tentang kontroversi ceramah Rhoma Irama tersebut. Biarlah itu menjadi perdebatan yang hangat di media dan jejaring sosial (berita terakhir mengatakan Panwaslu DKI menyatakan Rohoma Irama tidak bersalah). Pada posting kali ini saya akan menulis tentang sebuah lagu Bang Rhoma yang sangat berkesan bagi saya pribadi.

Sebenarnya saya bukan fans berat Rhoma Irama, saya suka beberapa lagunya yang bertema dakwah. Salah satu lagu yang saya suka adalah Saleha. Lagu ini bercerita tentang istri yang sholehah, yaitu istri yang didambakan oleh laki-laki yang beriman. Klik video di Youtube berikut untuk menikmati lagu dan klip videonya (yang kayaknya diambil dari potongan film berjudul sama). Klip videonya sangat pas menggambarkan bakti dan ketaatan seorang istri kepada suaminya.

Sekarang coba perhatikan bait-bait syair lagu Saleha di bawah ini, menurut saya sangat bernas isinya, yang mengajak setiap wanita untuk menjadi istri yang sholeh yang diridhoi oleh Allah SWT:

Setiap keindahan perhiasan dunia
Hanya isteri salehah perhiasan terindah

Setiap keindahan yang tampak oleh mata
Itulah perhiasan, perhiasan dunia

Namun yang paling indah di antara semua
Hanya isteri salehah, isteri yang salehah

Setiap keindahan perhiasan dunia
Hanya isteri salehah perhiasan terindah

Hanya isteri yang beriman
Bisa dijadikan teman
Dalam tiap kesusahan
Selalu jadi hiburan

Hanya isteri yang salehah
Yang punya cinta sejati
Yang akan tetap setia
Dari hidup sampai mati
Bahkan sampai hidup lagi

Bait-bait lagu Saleha di atas sebenarnya didasarkan pada sebuah hadis Nabi yang terkenal tentang wanita yang sholeh, sebagai berikut:

”Seluruh dunia ini adalah perhiasan dan perhiasan terbaik di dunia ini adalah wanita yang sholehah.” (HR. an-Nasa’I dan Ahmad)

atau dalam hadis yang lain yang senada tetapi periwayatnya berbeda:

“Dunia ini adalah perhiasan dan seindah-indah perhiasan adalah wanita solehah” (Hadis Riwayat Muslim)

Siapa yang tidak ingin mendapat istri yang sholehah? Setiap lelaki yang beriman pasti menginginkannya. Dia adalah permata yang terindah di dalam sebuah rumah tangga, yang memberi kedamaian dan keteduhan. Istri yang soleh adalah istri yang taat kepada Allah lalu kepada suaminya. Namun, tidak adil jika hanya wanita yang dituntut sholehah, suami pun haruslah menjadi pria yang sholeh. Insya Allah istriku di rumah adalah wanita yang sholehah, amiin.


Written by rinaldimunir

August 14th, 2012 at 3:29 pm

Posted in Lagu yang berkesan

Terkenang Lagu Anak “Belaian Sayang”

without comments

Kemarin hujan turun sore hari. Sebelumnya langit memang terlihat gelap pertanda sebentar lagi hujan akan turun. Benar saja, tidak lama kemudian hujan turun dengan derasnya. Saya melihat ke arah jendela, air hujan serasa ditumpahkan begitu saja dari langit. tiga orang anak saya sedang tidur dengan nyenyaknya dalam satu ranjang, bersusun-susun antara adik dan kakak.

Saya pandang wajah anak-anak itu, ingatan saya kembali melayamg pada tahun-tahun yang silam ketika mereka masih bayi atau balita. Setiap kali hujan saya terkenang dengan lagu dendang pengantar tidur yang saya nyanyikan ketika mereka akan tidur. Seperti yang pernah saya ceritakan pada tulisan terdahulu, lagu Timang-timang adalah favorit saya untuk didendangkan. Sambil mendekap anak dalam pelukan, saya timang-timang dia dan saya mulai menyanyikan lagu itu hingga dia tertidur lelap. Bahkan, ketika anak saya sedang sakit panas dan dia selalu menangis tidak bisa tidur, dendang lagu semacam itu tidak lupa saya nyanyikan dengan mata yang basah. Sungguh berat hidup ini, Nak.

Nah, selain lagu Timang-timang, saya juga sering mendendangkan lagu Belaian Sayang yang ditulis oleh almarhum Bing Slamet. Lagu melankolis ini pas benar dinyanyikan ketika hujan turun. Sunggu menyentuh bait-bait dan irama lagunya. Begini syairnya:

Waktu hujan turun
rintik perlahan
bintangpun menyepi
awan menebal

Kutimang si buyung
belaian sayang
anakku seorang
tidurlah tidur

Ibu mendoa
ayah menjaga
agar kau kelak
jujur melangkah

Jangan sampai lupa
tanah pusaka
tanah air kita
Indonesia

Saya cari-cari lagu tersebut di Youtube, ketemu ini yang dinyanyikan oleh grup Elfa Secoria. Sangat pas dinyanyikan oleh penyanyi itu, sangat menyentuh rasanya. Tak terasa mata saya basah menahan keharuan.

Satu klip video lagi dengan lagu yang sama di bawah ini, mengingatkan pada kita betapa anak-anak itu adalah amanah titipan Ilahi yang perlu kita jaga. Masa kecil anak adalah usia emas yang menjadi kenang-kenangan indah bagi ayah dan ibu.


Written by rinaldimunir

May 6th, 2012 at 4:18 pm

Lagu “Anakku Sazali” yang Berkesan

without comments

Ini tulisan tentang lagu yang berkesan bagi saya. Berkesan karena syair lagunya berisi pesan yang bermakna. Seperti lagu Timang-Timang yang tidak saya lupakan, satu lagu pengantar tidur anak yang juga saya suka adalah Anakku Sazali. Lagu ini sering saya dendangkan ketika anak saya masih bayi. Sambil menggendong anak dalam pelukan, saya bernyanyi lagu ini hingga anak saya tertidur.

Lagu Anakku Sazali dikarang oleh komponis terkenal asal negeri jiran, yaitu P. Ramlee. Tetapi saya lebih suka mendengar lagu ini dinyanyikan oleh Tiar Ramon, seorang penyanyi Minang legendaris dan sudah almarhum. Selain memiliki album lagu Minang, Tiar ramon juga pernah merilis album lagu-lagu Melayu Deli, salah satunya berisi lagu Anakku Sazali.

Ini syair lagunya:

Anakku Sazali dengarlah
lagu yang ayahnda karangi
sifatkan laguku hai anak
sebagai sahabatmu nanti

Anakku Sazali juwita
laguku jadikan pelita
penerang digelap gulita
pemandu ke puncak bahagia

Andainya kami t’lah kembali
menyambut panggilan ilahi
laguku biarlah ganti
dijiwamu hidup abadi
penawar imanmu sejati
penjagamu wahai Sazali

Saya menemukan klip video lagu ini di Youtube. Dalam video ini tampak Tiar Ramon menyanyikannya dalam keadaan sakit (stroke?), mungkin beberapa bulan sebelum dia wafat. Klik video berikut untuk mendengarkan lagu Anakku Sazali.

Nah, kalau video di bawah ini lagu asli yang dinyanyikan oleh P. Ramlee dalam film jadul asal Malaysia yang berjudul sama:


Written by rinaldimunir

January 8th, 2012 at 2:37 pm

Posted in Lagu yang berkesan