if99.net

IF99 ITB

Archive for the ‘amanah’ Category

Mengingat (kembali) amanah-amanah

without comments

Pertama dan utama adalah amanah sebagai hamba Allah, yang diberi kesempatan untuk hidup dan berkewajiban untuk mengabdi pada-Nya. Ibu harus perbaiki lagi ibadah harian dan disiplin tilawah.

Kemudian adalah amanah sebagai istri. Dari ibnu Umar dikatakan bahwa Rasulullah bersabda :”….dan wanita / istri adalah pemimpin atas penghuni rumah suaminya dan anaknya, dan dia bertanggung jawab atas mereka.(HR. Bukhari dan Muslim). Ibu harus lebih menata urusan-urusan rumah tangga yang kadang terbengkalai (terutama cucian + setrikaan). Ingat, ingat, ingat, kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas urusan-urusan ini, yang telah diamanahkan kepada ibu :( :( :(

Kemudian adalah amanah sebagai ibu.  “ Al Umm madrasatu al  ûlâ. ( Ibu adalah sekolah/madrasah  pertama bagi anak-anaknya). “Seorang Ibu ibarat sekolah.. Apabila kamu siapkan dengan baik.. berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya”. (Yusuf Qardhawi, Pengantar “Kebebasan Wanita” Jilid I, GIP, 1990).

Dalam diam, membibit dan istiqomah menanam kebaikan pada anak-anak, proses-proses dengan detail-detail kecil setiap harinya, dari mengantar dan mendoakan menjelang dan bangun tidur, memandikan & menyiapkan bajunya, memasak makanannya, menanamkan iman, mengajari AL-Qur’an, dan menemaninya ‘exercise’ emosinya, dan lain-lainnya. Menurut ibu Wirianingsih, ibunda dari 10 bintang Al-Qur’an, kunci suksesnya adalah konsistensi (istiqomah) menjalani proses hari demi hari. Baiklah, insyaAllah ibu akan berusaha.  Kenyataan esok hari adalah impian hari ini. Kalau ibu memang bermimpi memiliki anak sholeh/ah, hamba Allah yang taat, bintang Al-Qur’an, dan arsitek pemenangan peradaban umat, maka apa yang ibu lakukan, tabur hari demi hari (dalam diam) itulah yang diperlukan.

Sekarang Allah juga sedang menitipkan amanah anak kedua insyaAllah, sudah seharusnyalah ibu mempersiapkan kehadirannya di dunia dengan sebaik-baiknya, kecukupan gizi, berhati-hati, memperbaiki emosi ibu, dan terutama ruhiyah ibu, jika ibu memang sangat menginginkan anak yang sholeh/ah, maka ibu harus tirakat dan banyak beribadah.  Sembilan bulan yang menentukan, pun sembilan bulan kualitas terbaik dalam hidup ibu (seharusnya begitu).

Kemudian amanah dakwah, konsistensi dibina, membina, memperhatikan binaan, dan juga memperbaiki diri dan semangan dalam tarbiyah, terutama tarbiyah dzatiyah.

Kemudian amanah dakwah yang lain, saat ini mendapat amanah menjadi ketua Salamaa (Silaturahmi Muslimah Indonesia di Belanda), meskipun masih kabur apa yang harus dilakukan, tapi ini adalah amanah, yang akan dimintai pertanggungjawabannya :( :( :( Semoga setahun kedepan, bersama tim banyak kegiatan bermanfaaat yang bisa diselenggarakan.

Kemudian amanah untuk menyelesaikan studi master yang dibiayai oleh negara (uang APBN = uang rakyat!) ingat, ingat, ingat!  klo sampe ga amanah, the first I betray would be my parents (bagian dari rakyat kecil pembayar pajak di belahan desa Pandan, Kota Batu, Jawa Timur).  Enam bulan lagi, insyaAllah!

Mendaftar amanah-amanah diatas, terasa besar dan menakutkan.  Sanggupkah?

Rabbi adkhilni mudkhala sidqiw wa akhrijni mukhraja sidqiw wa-j’al li mil ladunka sulta_nan nasira (QS.Al Isra: 80)

“Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.”

Written by ibu didin

December 20th, 2010 at 10:09 am

Posted in amanah,Tafakur