if99.net

IF99 ITB

Archive for November, 2020

Charlie Hebdo, Macron, dan Kecintaan kepada Rasulullah

without comments

Mengapa Nabi Muhammad yang dicintai oleh umat muslim di seluruh dunia selalu menjadi sasaran pelecehan dan penghinaan oleh sebagian orang di Barat. Kesalahan apa yang dilakukan oleh junjungan umat Islam itu sehingga selalu menjadi objek penghinaan? Koran Charlie Hebdo di Perancis misalnya, sudah berulang-ulang menampilkan karikatur Nabi dengan narasi dan gambaran yang sangat merendahkan. Sudah berkali-kali pula kantor mereka diserang oleh muslim yang sangat tersinggung bahkan sampai melakukan pembunuhan segala (yang tentu saja sangat tidak dibenarkan oleh ajaran Islam). Koran itu berlindung dibalik kebebasan berekspresi yang selalu dipuja dan diagung-agungkan oleh dunia Barat.

Apa sebenarnya tujuan mereka menampilkan kartun tersebut? Untuk memancing kemarahan kaum muslimin di seluruh dunia kah? Lalu kalau sudah marah, apakah mereka mendapat kepuasan dari kemarahan itu?

Presiden Perancis, Macron, sama saja. Bukannya mengecam pemuatan kartun yang merendahkan junjungan umat Islam itu, tetapi malah memberi dukungan dan melontarkan kata-kata yang malah membuat situasi semakin runyam.

Tentu umat Islam tidak perlu membalas aksi Charlie Hebdo dan Macron itu dengan kemarahan yang berlebihan sehingga sampai melakukan kekerasan. Itu bukan ajaran Nabi Muhammad. Marah boleh, demo dan protes silakan, melakukan boykot sebagai aksi senyap tidak masalah.

Meskipun Nabi Muhammad SAW sering direndahkan, dilecehkan, dan dicela, namun semua hinaan itu tidak akan mengurangi sedikitpun kemuliaannya. Tidak juga akan mengurangi kecintaan kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia untuk selalu mencintainya, selalu mengucapkan shalawat kepadanya siang dan malam pada setiap sholat.

Manusia boleh datang dan pergi dari dunia ini, bangsa-bangsa berjaya dan runtuh silih berganti, namun kecintaan kepada Rasulullah akan terus hidup sepanjang masa.

Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di Surga”. (Hadis Riwayat Tarmidzi).

Mengapa ummat Islam sangat mencintai Rasulnya itu? Selalu bershalawat dan mengirim salam kepadanya sepanjang waktu? Selalu merindukan untuk bertemu dengannya? Karena beliaulah yang menuntun ummatnya ke jalan yang lurus, keberkahan, dan kemuliaan hidup. Beliaulah satu-satunya pemberi syafaat di Hari Pembalasan nanti. Siapa yang bisa menolong umatnya terlepas dari siksaan api neraka kalau bukan Nabi Muhammad?

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kutatap wajahmu

Kan pasti mengalir air mataku
Karena pancaran ketenanganmu

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kukucup tanganmu

Moga mengalir keberkatan dalam diriku
Untuk mengikut jejak langkahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kami rindu padamu

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad
Ya Robbi sholli ‘alaihi wassalim

Allahumma sholli ‘alaa Muhammad
Ya Robbi sholli ‘alaihi wassalim

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat kudakap dirimu

Tiada kata yang dapat aku ucapkan
Hanya Tuhan saja yang tahu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Tak pernah kutatap wajahmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kami rindu padamu

Kutahu cintamu kepada ummat
Umati umati

Kutahu bimbangnya kau tentang kami
Syafa’atkan kami

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu

Ya Rasulallah, Ya Habiballah
Kurniakanlah syafa’atmu

(Raihan – Ya Rasulullah)

Allahumma shalli ‘ala Muhammad.

Written by rinaldimunir

November 1st, 2020 at 8:03 pm

Posted in Agama